Senin, 15 April, 2024

Artikel Terbaru

Sejumlah Kelompok Tani di Paser Boyong Juara saat Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan 2023

ktnanasional.com – KALIMANTAN TIMUR, BONTANG. Sejumlah kelompok tani binaan Dinas Perkebunanan dan Peternakan (Disbunak) Paser,  berhasil memboyong sejumlah juara pada Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan serta World Rabies Day 2023 di Kota Bontang.

Juara yang diperoleh diantaranya juara 1 kategori pemeliharaan pola ekstensif, juara 2 kategori pemeliharaan intensif, juara 2 kategori kelompok peternak kambing, juara 3 petugas inseminator dan juara 1 stand inovasi.

Kepala Disbunak Paser Djoko Bawono melalui Analis Kebijakan Disbunak Paser Sriatun mengatakan, untuk juara pertama diperoleh oleh Kelompok Tani Mandiri Sejahtera, Desa Keresik Bura Kecamatan Pasir Belengkong.

“Juara dua kategori intensif diraih Kelompok tani KT Marhaen Sari, Desa Klempang Sari, Kecamatan Kuaro, juara dua kelompok peternak kambing diraih kelompok tani Seniung Maju, Desa Seniung Jaya Kecamatan Pasir Belengkong,” ulas Sriatun saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (26/9/2023).

Sementara untuk Inseminator, diraih oleh kader dari Disbunak Paser yaitu Haryoto Aris dari Desa suatang Kecamatan Pasir Belengkong.

“Haryoto Aris ini merupakan kader kami, bukan pegawai ataupun PNS maupun honorer melainkan masyarakat yang kita latih dari awal untuk menjadi pelayanan inseminasi buatan,” tambahnya.

Dijelaskan, para kelompok tani yang berhasil meraih juara tersebut memang sedari awal sudah dibina oleh Disbunak Paser.

Seperti halnya kelompok tani Mandiri Sejahtera, yang awal berdirinya secara swadaya dan kemudian di support oleh Disbunak Paser.

“Kita memberikan kandang singgah karena mereka ekstensif, dalam artian pemeliharaan ternak sapinya di kebun sawit.

Dari situ, kita lakukan pembinaan pelayanan teknis kemudian kita usulkan ke provinsi untuk pemberian bantuannya,” ulas Sriatun.

Sebelumnya, dari Disbunak Provinsi Kaltim telah mendatangi Kabupaten Paser untuk melakukan penilaian sejak 4 sampai 8 September 2023 pada kelompok tani yang telah diusulkan oleh Disbunak Paser.

Lomba kelompok tani tersebut, kata Sriatun rutin dilaksanakan tiap tahunnya dan tim dari provinsi yang melakukan penilaian.

“Setiap tahun beda-beda kelompok tani yang kita usulkan, jadi kelompok tani yang sudah juara tidak boleh diusulkan lagi.

Minimal kelompok itu sudah berdiri dua tahun, aktif berkegiatan dan rata-rata sifatnya itu penilaian di organisasi jadi tidak hanya sekedar numpang nama saja,” ulasnya.

Dengan adanya kelompok tani yang berhasil meraih juara pada Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan serta World Rabies Day 2023, diharapkan agar bisa menjadi motivasi bagi yang lainnya.

“Kita akan terus memotivasi kelompok tani yang lain, agar terus semangat menghidupkan kelompoknya hingga bisa meraih juara.

Terpenting mereka memenuhi aspek-aspek penilaian yang dibutuhkan, dan indikator penilaian itu tidaklah jauh dari yang sekarang seperti AD/ART, harus aktif dan lainnya,” tutup Sriatun.

Kabupaten Paser nantinya, akan menjadi tuan rumah pada Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan serta World Rabies Day tahun 2024.

Artikel telah tayang di kaltim.tribunnews.com

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga