Rabu, 24 April, 2024

Artikel Terbaru

Siak Miliki Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan 4.422 Ha

ktnanasional.com – SIAK, Kabupaten Siak memiliki Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) seluas 4.422 Ha. Potensi ini menjadi dasar peningkatan ketersediaan pangan di kabupaten Siak untuk masa depan.

“Potensi ini sudah saya sampaikan di hadapan Gubernur saat panen raya padi kemarin di Sabak Auh, dan saya bersama para petani meminta perhatian khusus pak gubernur ke depannya,” kata Wakil Bupati Siak Husni Merza, Selasa (27/6/2023).

Husni menjelaskan, total luas yang disampaikan tersebut terdiri dari Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) seluas 4.004 Ha dan Cadangan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (CLP2B) seluas 418 Ha.

Lahan sawah terbesar terletak di Kecamatan Bungaraya, Sabak Auh, Sungai Mandau dan Sungai Apit. Selain itu juga terdapat bahagian kecil sawah di Kecamatan Koto Gasib, Pusako dan Tualang.

“Total luas tersebut merupakan potensi yang luar biasa, yang harus terus didorong untuk meningkatkan produksi padi lokal di Siak,” katanya.

Pada 2022, luas tanam padi di Kabupaten Siak seluas 8.078 Ha dengan produksi sebesar 45.423,8 ton. Produktivitasnya 4,87 ton per hektar.

Hasil produksi ini meningkat namun masih belum bisa memenuhi kebutuhan beras di Kabupaten Siak.
Beberapa kegiatan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan beras tersebut yaitu berupa kegiatan Ekstensifikasi dan Intensifikasi Tanaman Padi, Penangkar Benih Padi dan beberapa bantuan alsintan.

“Kita sudah membantu alsintan berupa cultivator, combine harvester, wheel tractor, Rice Milling Unit (RMU) dan Power Treasher,” jelasnya.

Salah satu kecamatan sentra tanaman pangan di Kabupaten Siak adalah Kecamatan Sabak Auh. Kecamatan ini memiliki lahan sawah seluas 1.247 Ha yang merupakan sawah semi irigasi.

“Untuk meningkatkan produksi padi, Kecamatan Sabak Auh mendapatkan beberapa bantuan berupa Kegiatan Ekstensifikasi tanaman padi seluas 50 ha, Penangkar benih padi seluas 20 ha dan Bantuan Gudang Benih dan Lantai Jemur 1 unit dari APBD,” katanya.

Selain itu, juga mendapatkan bantuan Kegiatan Benih Padi Inbrida seluas 371 Ha dari sumber dana APBN 2023. Inbrida merupakan varietas yang dikembangkan dari satu tanaman melalui penyerbukan sendiri sehingga memiliki tingkat kemurnian atau homozigositas yang tinggi.

Pada saat panen raya padi di Sabak Auh, Senin (26/6/3023), Husni Merza hadir bersama Gubernur Riau Syamsuar. Ia meminta Gubri Syamsuar memberikan dan meningkatkan motivasi kepada para petani untuk terus meningkatkan produktivitas sawahnya.

“Sebagai salah satu lumbung padi di Provinsi Riau, kami berharap Pak Gubernur bisa memberikan perhatian khusus kepada para petani di Kabupaten Siak,”kata Husni.

Tujuannya meminta perhatian khusus tersebut agar produktivitas hasil tanam petani terus meningkat. Peningkatan produktifitas sektor pertanian menyebabkan peningkatan kesejahteraan.

Gubernur Riau Syamsuar menjelaskan produksi padi di Provinsi Riau terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Capaian produktivitas padi se Riau ada kontribusi Kabupaten Siak 14 persen. Terhitung pada 2022 mencapai 213 ribu ton gabah kering giling (GKG) dan produksi benih padi bersertifikat sebesar 257 ton.

”Kami mengucapkan terimakasih kepada Kabupaten Siak, atas segala upaya dalam peningkatan produksi padi di Provinsi Riau, bahwa produksi padi di Siak berkontribusi sebesar 14 persen dari produksi padi Riau 2022, mencapai 213 ribu ton GKG dan melalui penangkaran padi telah menghasilkan produksi benih padi bersertifikat sebesar 257 Ton dan terbesar di Riau atau sekitar 33,7 persen dari total produksi benih Riau,” ucap Syamsuar.

Syamsuar menerangkan, capaian produktivitas padi Riau meningkat dari 2019 sampai 2022 sebesar 12,4 persen dari 3,66 Ton/Ha menjadi 4,18 Ton/Ha. Ia menyebut meningkatnya produktivitas padi tersebut dapat meningkatkan produksi dan mengurangi ketergantungan pasokan dari daerah lain.

“Dengan begitu, tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan petani sesuai dengan tujuan akhir pembangunan pertanian. Nilai tukar petani (NTP) Riau tertinggi secara nasional sebesar 151,69 pada bulan Mei 2023 atau diatas NTP Nasional 110,20,” katanya. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

baca juga