Senin, 15 April, 2024

Artikel Terbaru

Siaran Pers Badan Pusat Statistik (BPS) 1 Maret 2023

ktnanasional.com – Jakarta.  Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis beberapa indikator strategis terkini terkait: (1) Perkembangan Indeks Harga Konsumen Februari 2023, (2) Perkembangan Indeks Harga Perdagangan Besar Februari 2023, (3) Perkembangan Nilai Tukar Petani dan Harga Produsen Gabah Februari 2023, (4) Perkembangan Pariwisata dan Transportasi Nasional Januari 2023, dan Luas Panen dan Produksi Padi di Indonesia 2022 (Angka Tetap).

 

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam siaran persnya di BPS, Rabu  (01/03/2023).

 

Berikut disampaikan ringkasan hasil siaran pers tersebut:

 

  1. PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI, FEBRUARI 2023

 

  1. Pada Februari 2023 terjadi inflasi year on year (y-on-y) sebesar 5,47 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114,16. Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kotabaru sebesar 7,88 persen dengan IHK sebesar 120,04 dan terendah terjadi di Waingapu sebesar 3,57 persen dengan IHK sebesar 112,74.

 

  1. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 7,23 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,18 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 3,43 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 4,02 persen; kelompok kesehatan sebesar 2,94 persen; kelompok transportasi sebesar 13,59 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,60 persen; kelompok pendidikan sebesar 2,76 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 4,08 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 5,63 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,20 persen.

 

  1. Tingkat inflasi month to month (m-to-m) Februari 2023 sebesar 0,16 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Februari 2023 sebesar 0,50 persen.

 

  1. Tingkat inflasi y-on-y komponen inti Februari 2023 sebesar inflasi y-on-y sebesar 3,09 persen, inflasi m-to-m sebesar 0,13 persen, dan inflasi y-to-d sebesar 0,47 persen.

 

 

  1. PERKEMBANGAN INDEKS HARGA PERDAGANGAN BESAR, FEBRUARI 2023

 

  1. Pada Februari 2023, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun (y-on-y) sebesar 5,93 persen terhadap IHPB Februari 2022. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Sektor Pertambangan dan Penggalian, yaitu sebesar 11,43 persen.

 

  1. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga tahun ke tahun (y-on-y) pada Februari 2023 antara lain: telur ayam ras, beras, rokok kretek dengan filter, bensin, solar, dan tepung terigu.

 

  1. Perubahan IHPB bulan ke bulan (m-to-m) Februari 2023 sebesar 0,32 persen dan perubahan IHPB tahun kalender (y-to-d) Februari 2023 sebesar 0,89 persen.

 

  1. Perubahan IHPB Bahan Bangunan/Konstruksi tahun ke tahun (y-on-y) Februari 2023 sebesar 6,49 persen terhadap Februari 2022, antara lain disebabkan oleh kenaikan harga komoditas solar, semen, aspal, pasir, dan lantai

 

 

III. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) DAN HARGA PRODUSEN GABAH, FEBRUARI 2023

 

  1. Perkembangan NTP

 

  1. Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).

 

  1. NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

 

  1. NTP nasional Februari 2023 sebesar 110,53 atau naik 0,63 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,89 persen lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,26 persen.

 

  1. Pada Februari 2023, NTP Provinsi Sumatera Selatan mengalami kenaikan tertinggi (2,41 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami penurunan terbesar (2,25 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.

 

  1. Pada Februari 2023 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,31 persen yang disebabkan oleh kenaikan indeks pada seluruh kelompok pengeluaran.

 

  1. Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Februari 2023 sebesar 110,74 atau naik 0,71 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya

 

  1. Perkembangan Harga Gabah dan Beras di Penggilingan

 

  1. Dari 1.674 transaksi penjualan gabah di 25 provinsi selama Februari 2023, tercatat transaksi gabah kering panen (GKP) 59,14 persen; gabah kering giling (GKG) 23,54 persen; dan gabah luar kualitas 17,32 persen.

 

  1. Selama Februari 2023, rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp5.711,00 per kg atau turun 2,16 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.856,00 per kg atau turun 1,96 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya. Rata-rata harga GKG di tingkat petani Rp6.436,00 per kg atau turun 0,99 persen dan di tingkat penggilingan Rp6.557,00 per kg atau turun 0,88 persen. Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp5.431,00 per kg atau naik 5,18 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.550,00 per kg atau naik 5,03 persen.

 

  1. Dibandingkan Februari 2022, rata-rata harga gabah pada Februari 2023 di tingkat petani untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 17,78 persen; 18,12 persen; dan 21,94 persen. Di tingkat penggilingan, rata-rata harga gabah pada Februari 2023 dibandingkan Februari 2022 untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 18,01 persen; 17,76 persen; dan 22,16 persen.

 

  1. Selama Februari 2023, survei harga produsen beras di penggilingan dilakukan pada 877 perusahaan penggilingan di 31 provinsi, dimana diperoleh 1.122 observasi beras di penggilingan.

 

  1. Pada Februari 2023, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp11.818,00 per kg, naik sebesar 4,17 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp11.301,00 per kg atau naik sebesar 4,62 persen, dan rata-rata harga beras luar kualitas di penggilingan sebesar Rp10.468,00 per kg atau naik sebesar 2,35 persen.

 

  1. Dibandingkan dengan Februari 2022, rata-rata harga beras di penggilingan pada Februari 2023 untuk kualitas premium, medium, dan luar kualitas masing-masing naik sebesar 20,26 persen; 20,75 persen; dan 15,52 persen.

 

 

  1. PERKEMBANGAN PARIWISATA DAN TRANSPORTASI NASIONAL, JANUARI 2023

 

  1. Perkembangan Pariwisata

 

  1. Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Januari 2023 mencapai 735,95 ribu kunjungan, naik 503,34 persen dibandingkan dengan kondisi Januari 2022. Sebaliknya, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, jumlah kunjungan wisman pada Januari 2023 justru mengalami penurunan sebesar 17,78 persen.

 

  1. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Januari 2023 mencapai 44,86 persen, naik 2,43 poin dibandingkan dengan TPK Januari 2022. Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, TPK Januari 2023 justru mengalami penurunan sebesar 12,04 poin. TPK hotel klasifikasi nonbintang pada Januari 2023 tercatat sebesar 22,14 persen, naik 2,12 poin dibandingkan dengan TPK Januari 2022, namun mengalami penurunan 4,31 poin bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

 

  1. Rata-rata lama menginap tamu hotel klasifikasi bintang selama Januari 2023 tercatat sebesar 1,65 hari, naik 0,05 poin dibandingkan dengan kondisi Januari 2022 dan naik 0,03 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

 

  1. Perkembangan Transportasi Nasional

 

  1. Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada Januari 2023 sebanyak 4,9 juta orang atau turun 6,31 persen dibanding Desember 2022. Sementara itu, jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) naik 1,97 persen menjadi 1,1 juta orang.

 

  1. Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada Januari 2023 tercatat 1,5 juta orang atau turun 7,85 persen dibanding Desember 2022. Sementara itu, jumlah barang yang diangkut naik 3,39 persen menjadi 27,8 juta ton.

 

  1. Jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada Januari 2023 sebanyak 29,0 juta orang atau turun 2,71 persen dibanding Desember 2022. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami penurunan 7,04 persen menjadi 5,4 juta ton.

 

 

  1. LUAS PANEN DAN PRODUKSI PADI DI INDONESIA 2022 (ANGKA TETAP)

 

  1. Luas panen padi pada 2022 mencapai sekitar 10,45 juta hektar, mengalami kenaikan sebanyak 40,87 ribu hektar atau 0,39 persen dibandingkan luas panen padi di 2021 yang sebesar 10,41 juta hektar

 

  1. Produksi padi pada 2022 yaitu sebesar 54,75 juta ton GKG, mengalami kenaikan sebanyak 333,68 ribu ton atau 0,61 persen dibandingkan produksi padi di 2021 yang sebesar 54,42 juta ton GKG.

 

  1. Produksi beras pada 2022 untuk konsumsi pangan penduduk mencapai 31,54 juta ton, mengalami kenaikan sebanyak 184,50 ribu ton atau 0,59 persen dibandingkan produksi beras di 2021 yang sebesar 31,36 juta ton.

 

Seluruh materi Berita Resmi Statistik (BRS) dapat diunduh pada tautan berikut ini :

https://www.bps.go.id/pressrelease.html

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga