Rabu, 24 April, 2024

Artikel Terbaru

Siaran Pers Badan Pusat Statistik (BPS) 2 Januari 2023

ktnanasional.com – Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis beberapa indikator strategis terkini terkait: (1) Perkembangan Indeks Harga Konsumen Desember 2022, (2) Perkembangan Indeks Harga Perdagangan Besar Desember 2022, (3) Perkembangan Nilai Tukar Petani dan Harga Produsen Gabah Desember 2022, dan (4) Perkembangan Pariwisata dan Transportasi Nasional November 2022.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPS, Margo Yuwono dalam siaran persnya di BPS, Senin (02/01/2023).

Berikut disampaikan ringkasan hasil siaran pers tersebut:

I. PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI, DESEMBER 2023

1. Pada Desember 2022 terjadi inflasi Year on Year (y-on-y) sebesar 5,51 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,59. Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kotabaru sebesar 8,65 persen dengan IHK sebesar 119,83 dan terendah terjadi di Sorong sebesar 3,26 persen dengan IHK sebesar 110,95.

2. Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 5,83 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,40 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 3,78 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 4,86 persen; kelompok kesehatan sebesar 2,87 persen; kelompok transportasi sebesar 15,26 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 3,04 persen; kelompok pendidikan sebesar 2,77 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 4,49 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 5,91 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,36 persen.

3. Tingkat inflasi Month to Month (m-to-m) Desember 2022 sebesar 0,66 persen dan tingkat inflasi Year to Date (y-to-d) Desember 2022 sebesar 5,51 persen.

4. Tingkat inflasi y-on-y komponen inti Desember 2022 sebesar 3,36 persen, inflasi m-to-m sebesar 0,22 persen, dan inflasi y-to-d sebesar 3,36 persen

II. PERKEMBANGAN INDEKS HARGA PERDAGANGAN BESAR, DESEMBER 2022

1. Pada Desember 2022, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun (y-on-y) sebesar 5,78 persen terhadap IHPB Desember 2021. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Sektor Pertambangan dan Penggalian, yaitu sebesar 10,90 persen.

2. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga tahun ke tahun (y-on-y) pada Desember 2022 antara lain: telur ayam ras, kacang kedelai, garam, bensin, solar, rokok kretek dengan filter, dan beras.

3. Perubahan IHPB bulan ke bulan (m-to-m) Desember 2022 sebesar 0,76 persen dan perubahan IHPB tahun kalender (y-to-d) Desember 2022 sebesar 5,78 persen.

4. Perubahan IHPB Bahan Bangunan/Konstruksi tahun ke tahun (y-on-y) Desember 2022 sebesar 6,87 persen terhadap Desember 2021, antara lain disebabkan oleh kenaikan harga komoditas solar, semen, aspal, pasir, dan batu fondasi bangunan

III. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) DAN HARGA PRODUSEN GABAH, DESEMBER 2022

A. Perkembangan NTP

1. Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).

2. NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

3. NTP nasional Desember 2022 sebesar 109,00 atau naik 1,11 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 1,83 persen lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,72 persen.

4. Secara nasional, NTP Januari–Desember 2022 sebesar 107,33 dengan nilai It sebesar 120,67 sedangkan Ib sebesar 112,43.

5. Pada Desember 2022, NTP Provinsi Nusa Tenggara Barat mengalami kenaikan tertinggi (2,26 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Sulawesi Barat mengalami penurunan terbesar (2,47 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.

6. Pada Desember 2022 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,95 persen yang disebabkan oleh kenaikan indeks pada seluruh kelompok pengeluaran.

7. Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Desember 2022 sebesar 108,96 atau naik 1,59 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya

B. Perkembangan Harga Gabah dan Beras di Penggilingan

1. Dari 1.449 transaksi penjualan gabah di 26 provinsi selama Desember 2022, tercatat transaksi gabah kering panen (GKP) 54,18 persen, gabah kering giling (GKG) 32,02 persen, dan gabah luar kualitas 13,80 persen.

2. Selama Desember 2022, rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp5.624,00 per kg atau naik 17,83 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.748,00 per kg atau naik 17,87 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada Desember 2021. Rata-rata harga GKG di tingkat petani Rp6.166,00 per kg atau naik 21,75 persen dan di tingkat penggilingan Rp6.278,00 per kg atau naik 21,41 persen. Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp5.035,00 per kg atau naik 17,01 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.134,00 per kg atau naik 16,94 persen.

3. Dibandingkan bulan lalu, rata-rata harga gabah pada Desember 2022 di tingkat petani untuk kualitas GKP, GKG dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 4,20 persen; 6,59 persen; dan 0,26 persen. Di tingkat penggilingan, rata-rata harga gabah pada Desember 2022 dibandingkan bulan lalu untuk kualitas GKP, GKG dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 4,06 persen; 6,42 persen; dan 0,29 persen.

4. Selama Desember 2022, survei harga produsen beras di penggilingan dilakukan pada 876 perusahaan penggilingan di 31 provinsi, dimana diperoleh 1.113 observasi beras di penggilingan.

5. Pada Desember 2022, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp10.954,00 per kg, naik sebesar 13,25 persen dibandingkan Desember 2021, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp10.371,00 per kg atau naik sebesar 13,61 persen, dan rata-rata harga beras luar kualitas di penggilingan sebesar Rp9.807,00 per kg atau naik sebesar 10,33 persen.

6. Dibandingkan dengan bulan lalu, rata-rata harga beras di penggilingan pada Desember 2022 untuk kualitas premium, medium, dan luar kualitas masing-masing naik sebesar 4,21 persen; 2,46 persen; dan 2,77 persen

IV. PERKEMBANGAN PARIWISATA DAN TRANSPORTASI NASIONAL, NOVEMBER 2022

A. Perkembangan Pariwisata

1. Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada November 2022 mencapai 657,27 ribu kunjungan, naik 336,50 persen dibandingkan dengan kondisi November 2021. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, jumlah kunjungan wisman pada November 2022 justru mengalami penurunan sebesar 3,19 persen.

2. Dari Januari hingga November 2022, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 4,58 juta kunjungan, naik 228,30 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2021.

3. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada November 2022 mencapai 54,41 persen, naik 6,58 poin dibandingkan dengan TPK November 2021. Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, TPK November 2022 juga mengalami kenaikan sebesar 2,10 poin. TPK hotel klasifikasi nonbintang pada November 2022 tercatat sebesar 24,04 persen, naik 1,16 poin dibandingkan dengan TPK November 2021 namun turun 0,37 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

4. Rata-rata lama menginap tamu hotel klasifikasi bintang selama November 2022 tercatat sebesar 1,70 hari, naik 0,11 poin dibandingkan dengan kondisi November 2021 dan 0,04 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya

B. Perkembangan Transportasi Nasional

1. Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada November 2022 sebanyak 4,6 juta orang, naik 1,06 persen dibanding kondisi pada Oktober 2022. Sementara itu, jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) turun 5,21 persen menjadi 934,3 ribu orang. Selama Januari–November 2022, jumlah penumpang domestik sebanyak 47,3 juta orang dan jumlah penumpang internasional sebanyak 6,0 juta orang, masing-masing naik sebesar 81,32 persen dan 1.030,96 persen dibanding kondisi pada periode yang sama tahun 2021.

2. Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada November 2022 tercatat 1,5 juta orang atau naik 0,50 persen dibanding Oktober 2022. Jumlah barang yang diangkut turun 0,68 persen menjadi 27,6 juta ton. Selama Januari–November 2022, jumlah penumpang mencapai 16,1 juta orang atau naik 18,48 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2021, sementara jumlah barang yang diangkut naik 2,31 persen atau mencapai 293,7 juta ton.

3. Jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada November 2022 sebanyak 26,9 juta orang atau turun 2,48 persen dibanding Oktober 2022. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami penurunan 1,78 persen menjadi 5,4 juta ton. Selama Januari–November 2022, jumlah penumpang mencapai 247,3 juta orang atau naik 86,87 persen dibanding periode yang sama tahun 2021. Jumlah barang yang diangkut kereta api juga mengalami kenaikan, yaitu sebesar 13,91 persen menjadi 56,1 juta ton

Seluruh materi Berita Resmi Statistik (BRS) dapat diunduh pada tautan berikut ini :
https://www.bps.go.id/pressrelease.html

Salam,
Humas BPS

Website: www.bps.go.id
Facebook: BADAN PUSAT STATISTIK
Twitter: @bps_statistics
Youtube: BPS Statistics
Instagram: @bps_statistics

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

baca juga