Jumat, 19 April, 2024

Artikel Terbaru

SiaranPers BadanPusatStatistik (BPS)1 Februari 2023

ktnanasional.com – Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis beberapa indikator strategis terkini terkait: (1) Perkembangan Indeks Harga Konsumen Januari 2023, (2) Perkembangan Indeks Harga Perdagangan Besar Januari 2023, (3) Perkembangan Nilai Tukar Petani dan Harga Produsen Gabah Januari 2023, dan (4) Perkembangan Pariwisata dan Transportasi Nasional Desember 2022.

Diskusi tentang Pupuk Subsidi, Ketua KTNA Indramayu didampingi Ketua KTNA Jabar bersama ketua Umum KTNA Nasional
Diskusi tentang Pupuk Subsidi, Ketua KTNA Indramayu didampingi Ketua KTNA Jabar bersama ketua Umum KTNA Nasional

 

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPS, Margo Yuwono dalam siaran persnya di BPS, Rabu  (01/02/2023).  Berikut disampaikan ringkasan hasil siaran pers tersebut:

 

  1. PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI, JANUARI 2023

 

  1. Pada Januari 2023 terjadi inflasi year on year (y-on-y) sebesar 5,28 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,98. Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kotabaru sebesar 7,78 persen dengan IHK sebesar 119,97 dan terendah terjadi di Sorong sebesar 3,23 persen dengan IHK sebesar 112,02.

 

  1. Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 5,82 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,07 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 3,62 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 4,28 persen; kelompok kesehatan sebesar 3,04 persen; kelompok transportasi sebesar 13,91 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,87 persen; kelompok pendidikan sebesar 2,80 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 4,46 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 6,15 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,22 persen.

 

  1. Tingkat inflasi month to month (m-to-m) Januari 2023 sebesar 0,34 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Januari 2023 sebesar 0,34 persen.

 

  1. Tingkat inflasi y-on-y komponen inti Januari 2023 sebesar inflasi y-on-y sebesar 3,27 persen, inflasi m-to-m sebesar 0,33 persen, dan inflasi y-to-d sebesar 0,33 persen.

 

 

  1. PERKEMBANGAN INDEKS HARGA PERDAGANGAN BESAR, JANUARI 2023

 

  1. Pada Januari 2023, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun (y-on-y) sebesar 5,59 persen terhadap IHPB Januari 2022. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Sektor Pertambangan dan Penggalian, yaitu sebesar 12,22 persen.

 

  1. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga tahun ke tahun (y-on-y) pada Januari 2023 antara lain: bawang merah, cabai merah, tembakau, pasir, solar, bensin, beras, dan rokok kretek dengan filter.

 

  1. Perubahan IHPB bulan ke bulan (m-to-m) Januari 2023 sebesar 0,57 persen dan perubahan IHPB tahun kalender (y-to-d) Januari 2023 sebesar 0,57 persen.

 

  1. Perubahan IHPB Bahan Bangunan/Konstruksi tahun ke tahun (y-on-y) Januari 2023 sebesar 6,50 persen terhadap Januari 2022, antara lain disebabkan oleh kenaikan harga komoditas solar, aspal, semen, pasir, dan batu fondasi bangunan.

 

 

III. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) DAN HARGA PRODUSEN GABAH, JANUARI 2023

 

  1. Perkembangan NTP
  2. Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).
  3. NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.
  4. NTP nasional Januari 2023 sebesar 109,84 atau naik 0,77 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 1,40 persen lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,63 persen.
  5. Pada Januari 2023, NTP Provinsi Nusa Tenggara Barat mengalami kenaikan tertinggi (2,27 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Kalimantan Barat mengalami penurunan terbesar (2,11 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.
  6. Pada Januari 2023 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,68 persen yang disebabkan oleh kenaikan indeks pada sebagian besar kelompok pengeluaran.
  7. Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Januari 2023 sebesar 109,95 atau naik 0,92 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya

 

  1. Perkembangan Harga Gabah dan Beras di Penggilingan

 

  1. Dari 1.338 transaksi penjualan gabah di 25 provinsi selama Januari 2023, tercatat transaksi gabah kering panen (GKP) 55,31 persen; gabah kering giling (GKG) 31,31 persen; dan gabah luar kualitas 13,38 persen.

 

  1. Selama Januari 2023, rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp5.837,00 per kg atau naik 16,52 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.973,00 per kg atau naik 16,72 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada Januari 2022. Ratarata harga (GKG di tingkat petani Rp6.501,00 per kg atau naik 20,63 persen dan di tingkat penggilingan Rp6.615,00 per kg atau naik 20,24 persen. Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp5.164,00 per kg atau naik 9,60 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.284,00 per kg atau naik 9,53 persen.

 

  1. Dibandingkan bulan lalu, rata-rata harga gabah pada Januari 2023 di tingkat petani untuk kualitas GKP, GKG dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 3,79 persen; 5,43 persen; dan 2,57 persen. Di tingkat penggilingan, rata-rata harga gabah pada Janauri 2023 dibandingkan bulan lalu untuk kualitas GKP, GKG dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 3,91 persen; 5,37 persen; dan 2,90 persen.

 

  1. Selama Januari 2023, survei harga +produsen beras di penggilingan dilakukan pada 881 perusahaan penggilingan di 31 provinsi, dimana diperoleh 1.140 observasi beras di penggilingan.

 

  1. Pada Januari 2023, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp11.345,00 per kg, naik sebesar 15,48 persen dibandingkan Januari 2022, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp10.802,00 per kg atau naik sebesar 15,14 persen, dan rata-rata harga beras luar kualitas di penggilingan sebesar Rp10.228,00 per kg atau naik sebesar 13,16 persen.

 

  1. Dibandingkan dengan bulan lalu, rata-rata harga beras di penggilingan pada Januari 2023 untuk +kualitas premium, medium, dan luar kualitas masing-masing naik sebesar 3,57 persen; 4,15 persen; dan 4,29 persen.

 

 

  1. PERKEMBANGAN PARIWISATA DAN TRANSPORTASI NASIONAL, NOVEMBER 2022
  2. Perkembangan Pariwisata

 

  1. Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Desember 2022 mencapai 895,12 ribu kunjungan, naik 447,08 persen dibandingkan dengan kondisi Desember 2021. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, jumlah kunjungan wisman pada Desember 2022 juga mengalami kenaikan, yaitu sebesar 36,19 persen.

 

  1. Selama tahun 2022, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 5,47 juta kunjungan, naik 251,28 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada tahun 2021.

 

  1. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Desember 2022 mencapai 56,90 persen, naik 5,33 poin dibandingkan dengan TPK Desember 2021. Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, TPK Desember 2022 juga mengalami kenaikan, yaitu sebesar 2,49 poin. TPK hotel klasifikasi nonbintang pada Desember 2022 tercatat sebesar 26,45 persen, naik 1,88 poin dibandingkan dengan TPK Desember 2021 dan mengalami kenaikan 2,41 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

 

  1. Rata-rata lama menginap tamu hotel klasifikasi bintang selama Desember 2022 tercatat sebesar 1,62 hari, naik 0,01 poin dibandingkan dengan kondisi Desember 2021 dan turun 0,08 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya

 

  1. Perkembangan Transportasi Nasional

 

  1. Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada Desember 2022 sebanyak 5,3 juta orang, naik 14,26 persen dibanding kondisi pada November 2022. Jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) naik 14,87 persen menjadi 1,1 juta orang. Selama Januari–Desember 2022, jumlah penumpang domestik sebanyak 52,6 juta orang dan jumlah penumpang internasional sebanyak 7,1 juta orang, masing-masing naik sebesar 74,81 persen dan 1.030,86 persen dibanding kondisi pada periode yang sama tahun 2021.

 

  1. Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada Desember 2022 tercatat 1,7 juta orang atau naik 13,05 persen dibanding November 2022. Jumlah barang yang diangkut turun 2,49 persen menjadi 26,9 juta ton. Selama Januari–Desember 2022, jumlah penumpang mencapai 17,8 juta orang atau naik 18,85 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2021, sementara jumlah barang yang diangkut naik 2,44 persen atau mencapai 320,6 juta ton.

 

  1. Jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada Desember 2022 sebanyak 29,8 juta orang atau naik 10,77 persen dibanding November 2022. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami peningkatan 8,87 persen menjadi 5,8 juta ton. Selama Januari–Desember 2022, jumlah penumpang mencapai 277,1 juta orang atau naik 85,04 persen dibanding periode yang sama tahun 2021. Jumlah barang yang diangkut kereta api juga mengalami kenaikan, yaitu sebesar 15,41 persen menjadi 61,9 juta ton. (*)
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga