Senin, 4 Maret, 2024

Artikel Terbaru

Sinkronisasi programa penyuluhan BPP Mendo Barat Kabupaten Bangka

ktnanasional.com – BABEL Mendo Barat.  Sebagai tindak lanjut dari hasil Musrenbangcam, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Mendo Barat pada hari Rabu (15/02/23) bertempat di aula BPP Mendo Barat menyelenggarakan Rapat Koordinasi terkait Program Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Tahun Anggaran 2023.

Hadir dalam Rakor tersebut, Kepala Bidang TPH Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka Cik Ona, SP., Kabid Penyuluhan yang diwakili oleh Kordinator Jabatan Fungsional H. Zuhri, SP. Wakil ketua Perkumpulan Penyuluh Pertanian Swadaya Indonesia (PPPSI) Provinsi Bangka Belitung Edi Subiantoro serta seluruh Penyuluh dilingkup BPP Mendo Barat.

Dalam sambutannya Koordinator BPP Mendo Barat Zulhamzah, S.Tp., mengungkapkan bahwa BPP Mendo Barat merupakan BPP yang memiliki wilayah binaan terluas di Kabupaten Bangka yang terdiri dari 15 Desa. Zulhamzah menekankan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) tetap semangat dalam mendampingi petani di wilayah binaan masing masing.

“Semua harus aktif dalam setiap kegiatan, selalu koordinasi dengan semua pihak, baik dinas maupun mitra dalam pendampingan terhadap Kelompok Tani,” kata Zulhamzah

Setiap PPL agar dapat melahirkan terobosan terobosan baru dalam kegiatan Penyuluhan di lapangan. BPP Mendo Barat memiliki lahan demplot di seputaran BPP yang aktif ditanami aneka hortikultura dan tanaman pangan, seperti cabai, tomat, terong dan jagung yang bisa dijadikan sebagai objek kunjungan dari Petani, Poktan dan Gapoktan untuk sama sama belajar tandasnya.

Dalam paparan sebagai pemateri Kabid TPH Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka, Cik Ona mengungkapkan bahwa untuk tahun 2023 sudah diketok palu program TPH baik dari APBD II, APBD I maupun APBN.

Untuk APBD II ada 4 Program yang terdiri dari : Pengelolaan Sumber Daya Genetik(SDG), hewan, tumbuhan dan mikro organisme ; Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (POPT); Pelepasan Varietas lokal benih padi ladang yang terdiri dari varietas Balok, Radin Runte, Mayang Pasir dan Mayang Pandan; Pengembangan Pekarangan Lestari (P2L) yang dialokasikan untuk 7 desa di wilayah binaan BPP Mendo Barat.

Sementara Untuk APBD I meliputi : Bantuan Benih padi sawah inbrida dialokasikan seluas 700 hektar untuk 6 kecamatan penerima, dan alokasi terluas kecamatan Mendo Barat seluas 309 hektar untuk 7 desa penerima; Bantuan bibit alpukat, durian, dan bawang merah.

Sedangkan dari Kementerian Pertanian untuk APBN tahun ini kecamatan Mendo Barat mendapatkan Program Kawasan aneka cabai seluas 20 hektar dialokasikan untuk 4 desa.  Desa Jada Bahrin Kecamatan Merawang, desa Puding kecamatan Puding Besar, desa Kemuja dan desa Zed kecamatan Mendo Barat.

“Supaya program program yang akan dijalankan tepat sasaran dan berhasil, kita semua harus saling bersinergi,” ujar Cik Ona.

Edi Subiantoro Wakil PPPSI Babel, kepada Medkominfo KTNA Nasional menyampaikan apresiasi yang luar biasa karena setiap kegiatan selalu melibatkan pengurus KTNA, PPPSI serta Pemuda Milenial sebagai mitra pemerintah dan pastinya juga sebagai pelaku di lapangan.

“Dengan terjalinnya kolaborasi dan sinergitas antara semua pihak yang berkompeten, diharapkan semua program bisa berjalan sesuai harapan kita semua.” Tandas Edi. (es/mh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

spot_img

baca juga