Jumat, 19 April, 2024

Artikel Terbaru

Smart Farming Guna Kendalikan Inflasi

ktnanasional – BALI, BULELENG. Hutan Kota yang terletak di jantung Kota Singaraja, tepatnya di selatan Pasar Banyuasri Singaraja dengan luas kurang lebih 2 hektar ini selain sebagai “Smart Farming” ke depan juga akan dimanfaatkan sebagai tempat olahraga dan tempat mancing. Demikian disampaikan Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana usai penanaman cabai di Hutan Kota Banyuasri, Jumat, (1/3).

Lebih jauh ujar Pj.Lihadnyana, lahan milik pemerintah ini selain sebagai smart farming untuk menanam komoditas yang mempengaruhi inflasi seperti cabai, bawang putih, sayuran dan lainnya juga tempat ini dibuka untuk sarana olahraga seperti jogging track bagi masyarakat Buleleng.”Disini tanahnya cocok untuk tanaman cabai, bawang putih dan sayuran seperti pokcai. Dengan lahan hampir 2 hektar kita juga akan rancang sebagai tempat jogging track.”jelasnya.

Lebih lanjut, lahan yang dibuka berkat kerja kolaboratif bersama TNI nantinya juga sebagai tempat rekreasi bagi masyarakat yang hoby mancing.”Lahannya ini kan berisi rawa nanti kita buatkan kolam pancing lengkap dengan sarananya. Disini juga akan kita tanam bambo petung seperti yang di Cina dan Jepang yang akan kita tanam Maret ini serangkaian HUT Kota Singaraja sehingga menambah keasrian lahan ini.”tambahnya.

Disinggung akses ke lahan hutan kota yang masih sementara, Pj. Bupati asal Desa Kekeran ini akan membuat jembatan yang cukup bagi kendaraan roda empat seperti minibus dan sejenisnya, alasannya agar hanya masyarakat yang tujuannya rekreasi datang kesini, kendaraan besar dan alat berat lainnya tidak boleh masuk. (admin)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga