Sabtu, 20 April, 2024

Artikel Terbaru

Sudah Saatnya Petani Sumbar Beralih dari Ketergantungan Pupuk Kimia

ktnanasional.com – SUMBAR Padang. Petani di Sumatera Barat harus mulai mengurangi ketergantungan pupuk kimia dan beralih menggunakan pupuk organik. Terlebih saat ini fenomena kelangkaan pupuk yang terus menghantui petani.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sumbar, Asnal Zakri. Ia mendorong para petani Sumbar untuk mulai beralih menggunakan pupuk organik daripada terus menerus menggunakan pupuk kimia yang harganya semakin mahal, penggunaan pupuk kimia bisa dikurangi kalau dikombinasikan dengan pupuk organik.

“Dengan adanya fenomena kelangkaan pupuk di Sumbar dan kebijakan pencabutan subsidi pupuk, hendaknya para petani mulai beralih untuk memakai pupuk organik. Sehingga ketergantungan ataupun kelangkaan pupuk dikurangi dan ditekan,” ujarnya kepada Haluan Senin (27/2).

Asnal Zakri menyebutkan, dalam upaya menciptakan ketahanan pangan dan menciptakan kesejahteraan petani, Pemprov Sumbar maupun Pemerintah di berbagai daerah, telah mulai menggelar berbagai pelatihan-pelatihan pembuatan pupuk organik.

“Namun upaya itu tentu harus juga diikuti dengan memfasilitasi petani untuk mendapatkan subsidi benih/bibit, pupuk orgnik dan pestisida dengan harga terjangkau, serta modernisasi alat pertanian sesuai kebutuhan dan akses yang mudah untuk mendapatkannya,” ucapnya.

Ia juga meminta agar pemerintah memaksimalkan fungsi petugas penyuluh pertanian hingga pelosok nagari di Sumbar. Sebab menurutnya peran petugas penyuluh sangat penting untuk membimbing petani dalam mengembangkan usahanya.

Diketahui, KTNA Sumbar merupakan organisasi mitra strategis pemerintah dalam upaya memajukan pembangunan pertanian dan perikanan untuk kesejahteraan masyarakat petani dan nelayan yang telah terbentuk hingga tingkatan jorong, nagari, dan Kecamatan.

Dalam kesempatan itu, Asnal Zakri juga menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke XVI tahun 2023 di Lanud Sutan Sjahrir, Kota Padang pada tanggal 10 hingga 15 Juni 2023 mendatang.

Dimana dalam forum tersebut, perwakilan petani dan nelayan, maupun para Bupati, Walikota dan Gubernur dari seluruh Indonesia, akan hadir bersama kementerian terkait dalam kegiatan tersebut.

“Selaku Ketua KTNA Sumbar saya sangat mendukung kebijakan pemerintah terkait petani atau nelayan guna terciptanya situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat yang aman dan kondusif menjelang pemilu tahun 2024 di wilayah Sumbar,” tegasnya.(*) artikel ini telah terbit di haluan.id

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga