Minggu, 21 April, 2024

Artikel Terbaru

Sumur injeksi oleh KTNA kabupaten Nganjuk bisa untuk menabung.

ktnanasional.com – NGANJUK. Saat ini masuk musim kemarau dimana para petani dalam benaknya sudah berfikir , sebagai antisipasi menghadapai kurangnya air , baik dari hujan maupun saluran teknis . Hal ini pasti menjadi hal rutinitas mengahadapi yang di hadapi para petani . Namun disaat kemarau panjang kendala akan muncul yaitu penurunan permukaan air tanah , sehingga pompa pompa sudah tidak lagi mampu menghisap air sumber , pasalnya pompa pompa tersebut punya keterbatasan daya hisap.

Susanto dari KTNA Kab Nganjuk selaku pengurus pemuda tani sekalian Korwil DPM/DPA Kementrian RI , ketua posyantek MMModern baru baru ini mengunggah video peragaan penerapan sumur injeksi , yaitu melakukan upaya mendapat air namun dengan cara yang berbeda yaitu berbekal 1 unit kompresor yang biasa nya digunakan untuk tambal ban dgn daya 5,5 hp berBBM pertalit dgn kompresor 2 HP .

Teknik ini saya berbeda dengan apa yang sudah di lakukan para petani sekarang , yaitu memasukkan pipa2 PVC yg sudah di sambung secara kuat dan rapat ke sumur bor hingga ke dasar sumber . Setelah pipa masuk ke sumur barulah selang dari kompresor di konekkan dengan PVC tadi setelah itu pipa di ikat dan karet agar pipa saat ditekan pipa tidak naik keatas , setelah itu baru mesin kompresor di nyalakan ,

Kompresor akan menekan udara kebawah ke dasar sumber , baru udara naik mendorong air yang ada di sela Lela pipa air didorong keatas , sehingga air naik secara kontinyu bersamaan udara yg di dorong terus oleh kompresor .

Sehingga air keluar secara kontinyu bersamaa udara. Teknik ini menurut Susanto yang baru saja menerima lencana SATYA INOVASI DESA dari Mentri Kementerian PDT Dr ( HC ) Drs A. Halim Iskandar M Pd di Lampung dalam acara Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional ( GTTGN) thn 2023 yaitu.
1, BBM , pasalnya mesin bergerak tidak terlalu keras.
2,Mudah perawatan
3,Resiko eror rendah
4, Pratis
5, Bisa mengeluarkan air lebih dari 2 sumber dgn 1 mesin dgn cara pipa udara di cabang.
6, sumur bisa menjadi biopori ,di saat musim penghujan air berlebih , air bisa dimasukkan kedalam sumber untuk menyeimbangkan pengelolaan air , jadi petani tidak hanya mengambil air namun petani juga bisa menabung air kedalam sumber .

Teknik ini mulai disosialisasikan tahun 2012 , baru tahun 2017 petani khususnya kabupaten Nganjuk baru beralih teknik ini. Pasalnya petani tidak harus mengalu dalam untuk mendekatkan pompa terhadap permukaan air .

Metode metode ini sangat tepat sebagai upaya para petani menghadapi El-nino ,

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga