Sabtu, 20 April, 2024

Artikel Terbaru

Temu Usaha IPDMIP Kabupaten Ciamis, “Saatnya Petani Bicara”

ktnanasional.com – JABAR Ciamis.  Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatakan kapasitas kelembagaan petani, terutama dalam meningkatkan produksi, permodalan serta mendukung akses pasar petani pada wilayah Daerah Irigasi/Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP),  pada tanggal 20 Maret 2023. Dinas Petanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis telah menyelenggarakan forum yang mempertemukan antara petani dengan suplayer saprodi, lembaga keuangan yang melayani pembiayaan kelompok tani, calon offtaker, OPD terkait, KADIN, Perbankan dan MUI.

 

Dengan tujuan untuk mendukung produktivitas usaha tani, menghubungkan  petani ke pasar lebih besar, serta memfasilitasi kebutuhan dana bagi pengembangan usaha kelompok.

 

USAHA PERTANIAN ORGANIK MENDOMINASI GELAR PRODUK

Peserta temu usaha ini diikuti oleh 20 kelompok tani dari 17 kecamatan, dengan 6 kelompok diantaranya mempromosikan produk yang sudah mereka hasilkan dari usaha yang dilaksanakan oleh kelompok dan anggotanya.  Seperti produk beras premium dan beras sehat yang dipromosikan oleh poktan Jaya Makmur dan kelompok Karya Fajar, Beras Organik dari Kelompok Tani Parikesit, pupuk organik padat dan cair serta pestisida nabati yang dihasilkan oleh kelompok Parikesit, Kelompok Karya Fajar, dan kelompok Mekar Anyar, benih padi NGAOS Mawar oleh kelompok Berkah Family,  sayuran yang dihasilkan oleh kelompok Tani Berkah, serta produk olahan berbahan beras  organik dengan nama Nasi Liwet Instant Si Raos.

 

Dalam kegiatan yang mengangkat tema SAATNYA PETANI BICARA ini,  Kepala Dinas pertanian  Slamet Budi Wibowo menyampaikan sambutannya yang diwakili oleh Novi Nuryanti, SE.,MP sebagai Kepala Bidang penyuluhan  “kami akan memberikan kesempatan kepada petani untuk mempromosikan produk dan menyampaikan profil usaha berserta rencana pengembangannya, dan berharap hal tersebut dapat ditanggapi oleh para pengusaha dan stake holder terkait, sebagai salah satu bentuk implementasi komitmen bersama para pihak dalam mengembangkan kelembagaan ekonomi petani (KEP) di Kabupaten Ciamis”.

 

Kepala Bappeda yang diwakili Kepala Bidang Ekonomi dan SDA, Drh. Nugrahawati, MP menyampaikan sambutannya terkait rencana pengembangan kawasan pertanian berbasis korporasi dimaksudkan untuk mendorong pemberdayaan petani dalam satu kelembagaan ekonomi petani, sehingga dapat meningkatkan daya saing dan nilai tambah bagi petani  yang disesuaikan dengan potensi yang ada.

 

Seperti halnya kawasan lumbung padi untuk wilayah Kecamatan Lakbok dan Pamarican, sehingga pemerintah daerah berharap dapat bekerja sama dengan masyarakat dalam mencapai tujuan tersebut. Nugrahawati melanjutkan bahwa pembentukan korporasi diharapkan mampu melakukan integrasi usaha dari hulu sampai dengan hilir, mewujudkan skala usaha yang lebih efisien melalui penggunaan teknologi tepat guna dan memperoleh akses permodalan dari pihak perbankan.

 

“Semoga dengan adanya temu usaha ini, berbagai permasalahan yang saat ini dihadapi petani dapat ditangkap oleh stake holder terkait,”  kata Nugrahawati.

 

Pada kesempatan bicara, enam kelompok tani mempromosikan produk unggulannya keinginan untuk memiliki usaha yang lebih besar terkendala dengan keterbatasan kemampuan manajerial kelompok, perijinan usaha dan modal yang dimiliki kelompok maupun petani. Sebagian besar produk yang dipromosikan peserta berupa beras organik dan beras sehat kualitas premium, serta pupuk organik menjadi satu keberhasilan dari kegiatan pertanian yang mulai ramah lingkungan dan lebih sehat.

 

KEP Tani Berkah menyampaikan kemajuan petani yang ada di wilayahnya dengan pemasaran yang dibantu oleh kelompok dalam omzet yang mencapai sekitar 400 juta setiap bulan nya.

 

Hal menarik lainnya disampaikan oleh kelompok Berkah Family yang memproduksi benih padi namun belum memiliki surat ijin usaha sehingga belum dapat menjual produk dengan bebas atau hanya menjual kepada kalangan petani yang mereka kenal dan sudah sering menggunakannya.

“Itupun dengan pembayaran setelah panen yang seringkali tidak membayar sehingga yang seharusnya punya keuntungan malah jadi kehilangan dengan modal modalnya,” Kata Dede sambil berkelakar.

 

Untuk nasi liwet instan beras organik, Kelompok Tani Parikesit, langsung mendapat tanggapan dari KADIN Jawa Barat bahwa produk ini layak dipromosikan lebih lanjut karena menarik untuk souvenir yang bisa dijual di hotel hotel dan sentra oleh oleh.

 

Dalam kaitan produksi jagung yang disampaikan oleh petani kaitan dengan ketersediaan pasar, mendapat tanggapan dari ketua Koperasi P2APC (Paguyuban Peternak Ayam Petelur Ciamis) bahwa kebutuhan jagung untuk Ciamis mencapai 40 ton/hari dan hanya sekitar 30% yang dipenuhi oleh petani Ciamis, dan sisanya dipenuhi oleh kabupaten lainnya.

 

P2APC dapat membeli jagung dengan cara cash atau tempo sesuai kesepakatan.  Terkait pendampingan budi daya jagung untuk petani, P2APC belum memiliki rencana kerja serta memiliki rencana kerja, tetapi ke depannya mungkin bisa dilakukan sebagai upaya untuk kemandirian bahan pakan.

 

MUI memberikan masukan bagi kelompok yang memiliki produk makanan olahan agar segera memproses sertifikat HALAL, untuk lebih aman bagi konsumen, Disampaikannya bahwa informasi produk pertanian yang digelar saat ini akan segera disampaikan kepada pondok pesantren yang membutuhkan beras untuk kebutuhan hariannya. Semoga kedepannya dapat melakukan kerjasama dengan kelompok tani.

 

Sebagai hasil dari temu usaha ini, perwakilan OPD terkait, calon offtaker dan stakeholder yang diundang, menandatangani berita acara hasil temu usaha berupa komitmen bersama untuk memberikan dukungan dan/atau pembinaan serta fasilitasi kepada para petani.

 

Khususnya yang tergabung dalam Kelompok Taruna Tani – Kelompok Wanita Tani – Kelompok Tani – Gapoktan – Koperasi Tani di Kabupaten Ciamis agar tumbuh dan berkembang menjadi Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) melalui peningkatan produksi, permodalan dan akses pasar disesuaikan dengn  kapasitas serta tugas dan fungsinya masing masing. (*)

Repoter (Odah Nurtati/KI Ciamis)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga