Jumat, 23 Februari, 2024

Artikel Terbaru

Terdampak El Nino, Bappenas : Pendapatan Petani Bisa Merosot 25 Persen

ktnanasional.com – Jakarta, Berdasarkan pernyataan dari Bappenas, fenomena El Nino diprediksi akan mengakibatkan penurunan pendapatan petani hingga 25%. Situasi ini mengundang keprihatinan akan masa depan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani dalam menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Suharso Manoarfa, telah menghitung dampak mengerikan dari fenomena El Nino terhadap pendapatan petani. Diperkirakan bahwa penurunan produksi pertanian yang disebabkan oleh El Nino dapat mengakibatkan penurunan pendapatan petani sebesar 9%-25%.

Bahkan, Badan Pangan Dunia (FAO) pun meramalkan potensi penurunan produksi pertanian di Indonesia akibat El Nino, dengan kisaran mencapai 1,13 juta – 1,89 juta ton.

Suharso mengungkapkan bahwa anomali cuaca ini adalah hasil langsung dari pemanasan global, yang telah merubah iklim secara drastis. “Salah satunya berdampak pada sektor pertanian, di mana periode variasi iklim yang dulunya panjang, seperti El-Nino yang biasanya muncul dalam rentang 3-7 tahun, kini berlangsung lebih singkat hanya dalam 2-5 tahun,” jelas Suharso dengan tegas.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meramalkan bahwa puncak fenomena El-Nino diperkirakan akan berlangsung hingga Oktober 2023.

BMKG juga mengidentifikasi 7 wilayah di Indonesia yang menghadapi ancaman kekeringan ekstrem akibat dampak dari fenomena El-Nino, atau disebut juga sebagai kemarau panjang.

Beberapa daerah yang akan terdampak meliputi Sumatra bagian tengah hingga selatan, Riau bagian selatan, Jambi, Lampung, serta Banten dan Jawa Barat. (admin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

spot_img

baca juga