Jumat, 31 Mei, 2024

Artikel Terbaru

Ujang Alim, Ketua KTNA Purwakarta: Dengarkan Suara Hati Petani!

ktnanasional – JAWA BARAT, PURWAKARTA. Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Purwakarta, H Ujang Alim Adisaputra, S.Hut., terus mendorong semangat juang petani untuk kemajuan Indonesia melalui profesi mereka.

Dalam sebuah kesempatan di Rembug Paripurna Kelompok KTNA Kecamatan Bojong, Ujang Alim menekankan pentingnya mendengarkan aspirasi dan isi hati petani di wilayahnya.

“Tugas kita sebagai pengurus KTNA adalah mengabdi pada petani, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan negara,” ujar Ujang Alim.

“Dengarkan suara hati petani di wilayah masing-masing, karena itu adalah dasar perjuangan kita,” lanjutnya.

Dalam acara tersebut, Tatang Somantri kembali terpilih sebagai Ketua Kelompok KTNA Kecamatan Bojong untuk periode 2024-2029.

Hal ini menandai kepercayaan yang diberikan kepada Tatang untuk memimpin dalam menghadapi tantangan dan memperjuangkan kepentingan petani di daerahnya.

Rembug Paripurna ini juga dihadiri oleh jajaran pengurus KTNA Kabupaten Purwakarta serta para Penyuluh Pertanian dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bojong.

Mereka berdiskusi tentang langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan di Purwakarta.

KTNA, singkatan dari Kontak Tani Nelayan Andalan, adalah organisasi independen yang berfokus pada aktivitas sosial di sektor agrikultur.

Dalam strukturnya, KTNA terdiri dari komunitas petani dan nelayan yang dipilih untuk mewakili daerahnya masing-masing, dengan tujuan utama untuk mengembangkan sektor agribisnis dan lingkungan hidup di pedesaan.

Menurut AD/ART KTNA, kelompok tani nelayan adalah kumpulan petani nelayan yang terorganisir dengan baik dan memiliki kesamaan kepentingan dalam meningkatkan mutu sumber daya pertanian, perikanan, dan kehutanan.

Sedangkan kontak tani nelayan adalah mereka yang dipilih untuk menjadi pengurus kelompok KTNA, yang ditokohkan oleh anggota berdasarkan musyawarah.

Dalam konteks KTNA, forum musyawarah seperti Rembug Paripurna dan Mimbar Sarasehan memiliki peran penting dalam menyuarakan aspirasi petani serta merumuskan kebijakan dan program kerja yang berdampak pada kesejahteraan mereka.

Melalui semangat kepemimpinan seperti yang ditunjukkan oleh Ujang Alim dan Tatang Somantri, diharapkan KTNA dapat terus menjadi wadah bagi petani dan nelayan untuk bersatu, berkembang, dan menghadapi tantangan dalam pembangunan ekonomi nasional, khususnya di sektor agribisnis. (admin)

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

baca juga