Senin, 4 Maret, 2024

Artikel Terbaru

Usaha Pertanian Aceh Meningkat 3,99 Persen

ktnanasional – ACEH. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, Ahmadriswan Nasution, menyampaikan hasil pencacahan lengkap sensus pertanian 2023 (ST2023) tahap I, tercatat jumlah usaha pertanian di daerah itu sebanyak 826.176 unit atau naik 3,99 persen dibandingkan hasil sensus pertanian 2013 yang hanya 794.479 unit.

Adapun usaha pertanian ini terdiri dari 825.798 Usaha Pertanian Perorangan (UTP), 105 Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB), dan 273 Usaha Pertanian Lainnya (UTL). “Jumlah UTP naik 3,97 persen, UPB naik 5,00 persen, dan UTL naik 141,59 persen dari 2013,” kata Ahmadriswan, Senin, 4 Desember 2023.

UTP paling banyak, kata Ahmadriswan, terdapat di Kabupaten Aceh Utara, dengan jumlah 131.198 unit atau 15,89 persen dari UTP di Provinsi Aceh.

Sementara UPB terbanyak ada di Kabupaten Aceh Tamiang sejumlah 30 unit atau 28,57 persen. Sedangkan Aceh Jaya menjadi kabupaten dengan jumlah UTL terbanyak yakni 68 unit atau 24,91 persen.

“Berdasarkan subsektor yang diusahakan, sebagian besar UTP bergerak pada subsektor tanaman pangan, sebanyak 465.507 unit,” ujarnya.

Selain itu, subsektor lainnya yang banyak diusahakan diantaranya perkebunan, peternakan, hortikultura, perikanan dan kehutanan.

Kemudian untuk komoditas terbanyak yang diusahakan oleh UTP di Aceh yakni padi sawah inbrida, kelapa sawit, padi sawah hibrida, ayam kampung biasa, kopi, pinang atau jambe, sapi potong, kelapa, cabai rawit, dan alpukat.

Sementara sebagian besar UPB berusaha pada subsektor perkebunan dan UTL bergerak di subsektor hortikultura. Dari hasil ST2023 tersebut, kata Ahmadriswan, juga diperoleh data petani milenial berusia 19 tahun sampai 39 tahun, dan petani yang adaptif terhadap teknologi digital.

“Petani milenial berjumlah 222.879 orang atau 27,93 persen dari total petani di Provinsi Aceh 797.962 orang,” kata Ahmadriswan.

Kemudian untuk petani berumur lebih dari 39 tahun dan menggunakan teknologi digital sebanyak 382.734 orang atau 47,96 persen. Petani berumur kurang dari 19 tahun dan menggunakan teknologi digital sebanyak 238 orang atau 0,03 persen.

Ahmadriswan mengatakan, ST2023 juga menghasilkan data urban farming atau praktik budidaya penyediaan produk pertanian di wilayah perkotaan.

Jumlah rumah tangga usaha pertanian yang melakukan urban farming di Provinsi Aceh yaitu sebanyak 186 rumah tangga.

“Kabupaten dengan RTUP urban farming terbanyak yaitu Kabupaten Aceh Timur  sebanyak 34 rumah tangga atau sekitar 18,28 persen,” demikian Ahmadriswan. (admin)

artikel ini telah tayang di ajnn.net

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

spot_img

baca juga